When an emotion has found its thought, and the thought has found words.

January 02, 2013

Dalam Temaram


Bintang kecil di sudut malam
Berkelip manja mengintip rembulan
Angin berbisik ingin mencari kawan
Geraknya lincah menembus rerantingan

Lihatlah, sang dewi malam!
Sepasang mata menatapmu dari kejauhan
Ia terbaring lemah tanpa ketakutan
Tekadnya kuat, mengempas kegelapan

Dengarlah, sang dewi malam!
Jiwanya bersenandung mempersunting kenyataan
Ia bercerita, hidupnya bukan tentang keputusasaan
Urat nadinya berdenyut, merajut kesempatan

Apa kau melihatnya, sang dewi malam?
Wanita tangguh itu ingin menitip salam
Dalam temaram, tubuhnya ringkih menahan kesakitan
Namun Tuhan berbisik, itu bukanlah sebuah kekalahan

Apa kau mendenganya, sang dewi malam?
Kekalutannya bukan tentang kematian
Ia bertaruh nyawa demi menghidupkan pendidikan
Hatinya tersenyum, tak pernah mengharapkan imbalan

Lihatlah dirimu, sang dewi malam!
Wajahmu pucat merindukan kegelapan
Wanita itu kini mengibarkan cahaya di dalam temaram
Namun kau pergi, meninggalkan peraduan

No comments: