Dari kejauhan,
Aku melihatmu
Senyummu
Tingkah lakumu
Bahkan diammu
Semua terekam jelas dalam penglihatanku
Aku melihatmu
Senyummu
Tingkah lakumu
Bahkan diammu
Semua terekam jelas dalam penglihatanku
Seringkali kita bertemu
Namun sekedar senyum sapa, tak mampu kulukiskan untukmu
Seringkali kita di tempat yang sama
Namun sekedar tanya, tak mampu ku utarakan padamu
Namun sekedar senyum sapa, tak mampu kulukiskan untukmu
Seringkali kita di tempat yang sama
Namun sekedar tanya, tak mampu ku utarakan padamu
Kau indah
Aku mengagumimu
Kau hebat
Aku hanya manusia bodoh di hadapanmu
Aku mengagumimu
Kau hebat
Aku hanya manusia bodoh di hadapanmu
Lantas, apa yang bisa kulakukan?
Haruskah aku merutuki diriku sendiri?
Haruskah aku merutuki diriku sendiri?
Kau seperti bintang
Bersinar terang di langit
Mereka dapat memandangi keelokan rupamu
Mereka juga dapat merasakan ketentraman sinarmu
Sedangkan aku?
Bersinar terang di langit
Mereka dapat memandangi keelokan rupamu
Mereka juga dapat merasakan ketentraman sinarmu
Sedangkan aku?
Aku hanya debu
Aku kecil
Aku lemah
Aku tak terlihat olehmu
Aku kecil
Aku lemah
Aku tak terlihat olehmu
Seringkali ku mencoba untuk meraihmu
Seringkali ku terjatuh
Lalu terempas
Angin dan kegelapan
Mereka menertawaiku
"Kau tak pantas untuknya,
Meski sekadar tuk mencintainya!"
Seringkali ku terjatuh
Lalu terempas
Angin dan kegelapan
Mereka menertawaiku
"Kau tak pantas untuknya,
Meski sekadar tuk mencintainya!"
Oh, benarkah?
Izinkan aku menimpal
Izinkan aku menimpal
"Mereka
tak dapat melihatnya saat ia redup dan tertutup kabut
Sedangkan aku?
Aku dapat melihatnya
Aku sungguh dapat melihatnya!"
Sedangkan aku?
Aku dapat melihatnya
Aku sungguh dapat melihatnya!"
No comments: