Tataplah cermin itu
Apakah benar itu dirimu?
Seorang berpakaian rapi, berjas, berdasi...
dengan kepala dipenuhi visi dan misi, serta
segudang prestasi?
Kau bangun setiap pagi dan hanya
menemukan orang-orang berjalan kaku
melintasi hari
Tumpukan kertas, laptop, proyektor, mesin
fotokopi
Tidak adakah yang lebih tidak menarik lagi?
Mengapa mereka begitu dekat dan bergerak
seirama dengan denyut nadi?
Bosan!
Mengapa hidupmu semalang ini?
Tak ada udara kebebasan di ruang
tempatmu duduk dan berdiri
Ah sudahlah, bukankah ini yang dulu selalu
kau cari?
Tidak! erangmu dalam hati
Aku tidak mau menjadi seperti ini!
No comments: