When an emotion has found its thought, and the thought has found words.

April 04, 2013

Kepergian Ibu


Bu, kepergianmu membuatku tersadar bahwa
Kematian itu benar adanya
Begitu dekat
Hanya saja tak mampu kau dan aku lihat, Bu
Hingga rasanya
Baru kemarin semuanya tampak indah
Lalu,
Mereka lenyap seketika
Seperti mimpi di musim panas

Bu, aku melihatmu terbaring lemah di tempat tidur
Bibirmu terkatup-katup seolah hendak mengucapkan sesuatu
Sebenarnya apa yang ingin kau sampaikan, Bu?
Katakan saja padaku
Biarkan aku mendengar segala keluh kesahmu
Untuk yang pertama
Dan mungkin untuk terakhir kalinya, Bu

Bu, apa lagi yang bisa ku lakukan?
Selain memanjatkan doa-doa agar kau diselamatkan?
Aku membohongi diri bahwa kau tegar
Aku membohongi diri bahwa kau kuat, Bu
Aku tahu kau telah lama bertahan
Meski tak seorangpun tahu kau sungguh kesakitan

Bu, aku ingin kau tetap di sini
Melihatku terbang dengan sayap yang telah kau berikan padaku, Bu
Bu, aku ingin kau tetap di sini
Mengecup lembut dan membiarkanku tidur di pangkuanmu, Bu
Bu, tetaplah di sini, bersamaku
Dunia ini terasa mati tanpamu, Bu...

No comments: