Tak perlu kusuratkan
Ku yakin kau tahu
Ku yakin kau tahu
Saat ku jauh darimu
Hati ini seperti rumah tua tak berpenghuni
Hati ini seperti rumah tua tak berpenghuni
Beratap sarang laba-laba
Berdinding lapuk
Berhiaskan hitam nan sunyi
Berdinding lapuk
Berhiaskan hitam nan sunyi
Tak perlu ku senandungkan
Kuyakin kau tahu
Saat ku jauh darimu
Dunia ini seperti pijakan untukku melompat tinggi
Kuyakin kau tahu
Saat ku jauh darimu
Dunia ini seperti pijakan untukku melompat tinggi
Memetik
bintang
Hingga rasanya ku hampir mati
Memeluk bulan
Hingga rasanya ku tak sadarkan diri
Hingga rasanya ku hampir mati
Memeluk bulan
Hingga rasanya ku tak sadarkan diri
Oh Tuhan,
Perlu untuk kusampaikan
Perlu untuk kusampaikan
Semakin ku berlari,
Semakin tajam duri yang ku lalui
Semakin ku berlari,
Semakin rapuh sendi-sendi jiwa ini
Semakin tajam duri yang ku lalui
Semakin ku berlari,
Semakin rapuh sendi-sendi jiwa ini
Semakin ku berlari,
Semakin ku menyadari
Setitik iman di dada ini,
Selalu menikam dan menuntutku untuk kembali
Semakin ku menyadari
Setitik iman di dada ini,
Selalu menikam dan menuntutku untuk kembali
No comments: